Tuesday, January 09, 2007

“Jika tersenyum, otak mereka mengeluarkan seretonin yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka,” sahut Patch Adams begitu kepergok dekan fakultas kedokteran tempat ia kuliah, saat ia sedang mengajak bercanda para pasien di bangsal rumah [Rahasia Senyum, DR. Patch Adams, West Virginia, Amerika Serikat.]

Hasil riset para ahli kesehatan tentang senyum :
Ketika seseorang tersenyum, betapapun sedang tidak bahagianya orang tersebut, otak mereka akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi sekaligus juga memberi daya angkat bagi kondisi psikologis seseorang. Suatu alat pengangkat beban jiwa.

Hasil riset tentang tertawa :
Sebagaimana diungkap Joan Coggin, M.D., seorang kardiolog di University School of Medicine, Loma Linda, Amerika Serikat, anak-anak rata-rata tertawa 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa rata-rata hanya tertawa 15 kali saja sehari.
Itu berarti manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. “Padahal terbukti, tertawa bermanfaat bagi kesehatan,” kata Coggin.
Merujuk hasil riset yang pernah dilakukannya, doktor bidang medis itu menjelaskan, tertawa memberikan relaksasi dan mengurangi stres.

“Setelah meninggikan sampai jumlah tertentu tekanan darah dan irama jantung, tertawa langsung menurunkannya lagi sehingga sensor-sensor perseptif meningkat dan menyebabkan Anda sanggup menghadapi tugas dengan lebih baik,” paparnya.

''Kamu tidak akan pernah bisa menarik simpati orang lain dengan harta benda yang kamu miliki, tetapi kamu bisa menarik simpati orang lain dengan wajah ceria (senyum) dan dengan akhlak yang baik.'' (HR Abu Yu'la dan Al-Baihaqi).

Di antara manfaat senyum adalah menambah daya tarik. Orang yang murah senyum kepada sesama akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sebab, senyum yang berangkat dari ketulusan hati merupakan sedekah. ''Senyummu terhadap saudaramu adalah kebajikan.'' (HR At-Tirmidzi).

Barangkali diantara kesibukan kita yang padat… kejar d/l pitching, approval design, brainstorm,... kita menjadi jarang tersenyum apalagi ketawa. Padahal kita tahu manfaat besarnya. Tidak ada jeleknya menyisihkan waktu barang beberapa menit untuk bercengkerama dengan teman, anak/ istri, sahabat, saudara, handai taulan ditengah riuh pekerjaan yang tidak pernah berhenti. Sejenak tersenyum dan tertawa untuk membuat fisik kita lebih sehat, hati lebih nyaman dan menjadikan hidup kita indah setiap saat.

Labels:

2 Comments:

Anonymous Anonymous said...

yang jelas senyum bikin tambah awet muda. Terbukti !

7:48 AM  
Blogger andika dwijatmiko said...

he... he... mas iman. makasih dah berkunjung

5:46 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home