Saturday, August 30, 2008

training kewirausahaan “Be an Entrepreneur: For a Better Future”


Menjadi entrepreneur atau usahawan di masa sekarang ini bukan perkara mudah. Era dimana referensi begitu banyak dan akses yang mudah… seperti internet, berbagai macam ragam buku-buku wirausaha/ entrepreneur, pelatihan-pelatihan wirausaha yang sangat sering, dan segudang kemudahan-kemudahan yang tersedia. Justru kemudahan akses dan murahnya informasi yang didapat membuat tantangan berwirausaha itu menjadi semakin sulit. Persaingan begitu banyak (kalau itu dilihat sebagai competitor)… ingin usaha apapun, sekarang semuanya sudah ada. Bahkan ketika Anda memiliki ide dan menyebutnya sekarang… besok pagi sudah ada yang melakukannya dan Anda menyesal karena tidak segera merealisasikan ide Anda detik ini juga. Tapi Allah SWT dengan ajaib telah menjamin bahwa sebaik-baiknya kerja adalah menjadi wirausahawan. Seperti dalam hadist Rosulullah

“Ketahuilah 9 dari 10 pintu rezeki berasal dari perniagaan atau perdagangan”.

Dari sini jelas tidak mungkini selama menjalankan usahanya dengan baik, benar, dan inovasi yang tinggi, sebuah perusahaan atau industri kecil itu tidak memiliki kesempatan untuk hidup. So… buktinya sekarang, kenapa masih ada Starbuck perusahaan inovatif yang awalnya hanya pinter ngemas kopi doang, sekarang menjadi perusahaan besar beromset milyaran rupiah. Atau Toyota, Microsoft, Mc Donald, Sony, Nintendo. Siapa yang tidak kenal Steve Jobs dengan perusahaan Apple nya, Google yang setiap hari Anda pakai gratis untuk searching apapun … Anda berhutang banyak dengan Sergey Brin dan Larry Page, atau Honda… jasa Soichiro Honda sangat hebat sehingga motor yang saya pakai sekarang juga mereknya Honda... dan ada berapa juta manusia didunia ini yang menggunakan merek Honda. Mulai mobil, motor, robot, mesin-mesin pabrik, bahkan pesawat. Dan yang luar biasa, mereka ini tidak sendirian. Masing-masing punya kompetitor. Tidak hanya satu atau dua bahkan ratusan kompetitor yang selalu mengawasi perkembangan inovatif mereka. Dan jangan heran kalau mereka sekarang menjadi top ten perusahaan di dunia. Okelah tidak perlu terlalu jauh… lihat saja di Indonesia. Silahkan sebut brand apa yang tadinya dilahirkan dari usaha rumahan sampai perusahaan bermodal banyak yang sekarang punya omzet milyaran rupiah bahkan trilyunan. Apakah Paparons Pizza? Es Teller 77? Tela-tela? Martha Tilaar? Sampoerna? Ayam Bakar Wong Solo? pasti masih banyak lagi. Tidak kehitung jumlahnya. Buanyaak sekali. Dan mereka sampai sekarang masih hidup, sehat wal afiat, bisa menghidupi banyak karyawan dan rezekinya selalu ada. Jadi, apakah masih pikir-pikir lagi untuk jadi entrepreneur sejati? Untuk lebih mudahnya saya akan berikan beberapa tips mudah untuk memulai usaha… lebih tepatnya motivasi awal supaya kita punya semangat yang benar. Karena menjadi entrepreneur saja tidak cukup!! Perlu menjadi Spiritual Entrepreneur. Wirausahawan yang memiliki spiritualitas tinggi. OK? Sip!!

Berikut 9 Langkah jitu menjadi entrepreneur sejati itu:

1. Miliki mimpi sedari dini mumpung gratis!! berani punya mimpi merupakan modal awal yg bagus. Penelitian terhadap 300 mahasiswa Oxford University. Mereka ditanya tentang visi, cita2 dan kesejahteraan hidup masa depan mereka. 60% menjawab tidak tahu, 30% menjawab samar-samar , 10% menjawab tahu, 7% dengan jelas, 3% detail. 10 tahun kemudian, 60% hidup di bawah rata-rata, 30% hidup rata-rata, 10% hidup di atas rata-rata (7% di atas rata-rata, 3% jauh di atas rata-rata). Jadi… sangat mungkin apabila yang kita impikan dan tuliskan sekarang, 10 atau 15 tahun kemudian benar-benar terjadi!!!

2. Berfikir positif dalam Hidup; hindarkan pikiran tentang kegagalan, sulit, capek, tidak bisa, sedih, dan kata-kata negatif lainnya. Selalu fokus pada kata-kata; berhasil, sukses, senang, bahagia, berjalan, lancar, tertawa, dll. Karena menurut Ronda Byrne dalam “The Secret” kata-kata yang sifatnya negatif, kecemasan, dan kegagalan justru akan menarik kita pada hal yang dikhawatirkan. Di dalam Islam ada hadist yang mengatakan “Allah itu sesuai dengan prasangka hamba-Nya” kalau kita berfikir bisa, maka insya Allah bisa.

3. Fokus pada tujuan dan konsisten. Energi kita sangat terbatas. Kita diberikan waktu oleh Allah juga terbatas, 24 jam sehari. Tidak bisa lebih. Jadi mestinya kegiatan yang kita lakukan fokus pada mimpi yang sudah kita tuliskan. Kegiatan-kegiatan yang sangat beragam bisa diartikan utnuk memperkuat mimpi yang sedang kita raih. Termasuk konsentrasi bisnis. Sebaiknya memang lakukan hanya satu saja. Fokus sampai berhasil, kemudian boleh berfikir untuk melakukan difersifikasi usaha.

4. Cermat melihat peluang. Menjadi entrepreneur segalanya dilihatnya sebagai peluang. Segala macam kondisi bisa menjadikan peluang bukan sebaliknya.

5. Terus dan teruslah belajar. Seperti perkataan Steve Jobs :”Stay Foolish, Stay Hungry”. Seberapa pandai Anda, seberapa cerdas otak anda, seberapa kaya Anda, apabila masih menganggap belajar itu faktor yang sangat penting, maka Anda masih dikatakan hidup. Tetaplah merasa bodoh, sehingga selalu punya gairah belajar dan menambah ilmu, tetaplah merasa lapar… sehingga hari-hari selalu diisi dengan bekerja lebih keras dan lebih keras lagi.

6. Berfikirlah Lateral. Tidak berfikir linier. Tidak melakukan sesuatu yang biasa dilakukan oleh orang lain. Cukup menjadikan mereka sebagai referensi karena Anda akan melakukan dengan cara yang berbeda.

7. Jalin Networking sedari dini. Jangan sampai menyesal apabila ternyata teman-teman Anda sudah lebih duluan sukses dan Anda kehilangan kontak karena sewaktu sekolah tidak punya database alamat, nomer hp, ataupun email. Alangkah indahnya apabila kesuksesan itu saling menopang antara teman satu dengan yang lainnya. Sukses bersama pasti lebih nikmat rasanya.

8. Siap gagal, dan siap sukses!! Kebanyakan dari kita barangkali sering mengalami kegagalan sehingga secara mental terbiasa. Tapi sebetulnya memiliki sikap mental untuk sukses akan meminimalisir kegagalan. Karena gagal bukan menjadi fokus utama dalam pikiran kita. Dan memiliki mental sukses akan membawa kita dalam kesuksesan yang sesungguhnya. Sukses yang membawa manfaat lebih banyak kepada orang lain dan lingkungan kita.

9. Yakini… hidup ini milik Allah, semua akan kembali pada-Nya. Kesuksesan yang sesungguhnya hanyalah sukses dunia yang disertai kesuksesan di akherat. Hidup didunia tidak ada artinya apabila tidak berisi ketaatan kepada sang pencipta.

Demikian 9 Langkah jitu menjadi entrepreneur sejati. Sukses dunia dan akherat. Amiiinn…. Semoga bisa menjadi penyemangat adik-adik semua, dan kelak menjadi entrepreneur sukses dan memberikan manfaat kepada orang banyak!!! Ciao!!! Wassalamu’alaikum!!!!


* disampaikan dalam training kewirausahaan “Be an Entrepreneur: For a Better Future” KKN UNY, 23 Agustus 2008


Labels: ,

1 Comments:

Anonymous Entrepreneur said...

I agree with you that if any one want to get their future bright than he must have to go for Entrepreneurship course because in this present competitive world this is the only filed where one can show hia all the creativity and innovation. Thanks for giving such an interesting blog.

10:13 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home